Category Archives: Investment

Bank Dunia: Saat ini tepat investasi di RI

Pengertian-ekonomi-perusahaan

Selamat pagi Sahabat OCI~ Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Selasa tanggal 14 November 2017. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai usaha pemerintah untuk memperbaiki iklim investasi di dalam negeri mendapat pengakuan dunia. Dengan perbaikan itu, banyak pihak meyakini laju investasi Indonesia akan semakin besar.

Selain itu, Bank Dunia juga mengakui pencapaian Indonesia dalam perbaikan iklim investasi. Perbaikan regulasi pemerintah berhasil mendongkrak peringkat Indonesia dalam Ease of Doing Business (EoDB). Oleh karena itu, dengan iklim investasi kondusif dan pertumbuhan ekonomu diatas 5%, Rodrigo Chaves, World Bank Indonesia Country Director menekankan, bahwa saat ini merupakan periode tepat bagi investor untuk menanam modal di Indonesia. Continue reading

Pilih Asuransi atau Investasi? Baca Dulu Ini!

asuransi-vs-investasi

Semangat Pagi, Hai Sahabat OCI , di hari senin 11 September 2017 ini OCI akan mengulas mengenai asuransi dan investasi. Mana yang harus kita dahulukan ya?? karena sebagai pegawai yang gajinya tentu sudah ada pos-pos pengeluaran, asuransi dan investasi harus menjadi prioritas dalam pos pengeluaran bulanan kita. Sebagai bahan pertimbangan mari kita simak pertimbangan apa yang harus kita pikirkan.

Untuk memberikan jaminan keamanan di masa depan, banyak masyarakat yang sudah mengincar produk-produk keuangan. Akan tetapi, dua produk yang paling digemari adalah produk seperti asuransi dan investasi. Kedua produk tersebut menjadi hal yang harus dimiliki di era seperti sekarang ini. Idealnya adalah setiap orang harus memiliki kedua produk tersebut. Fungsi dari asuransi adalah supaya mendapat perlindungan terhadap seseorang atau keluarganya dalam hal finansial dari resiko yang datangnya secara tiba-tiba atau tidak terduga. Sedangkan fungsi dari investasi adalah untuk memenuhi  Continue reading

Investasi Baik di Bulan Baik

INVESTASI

Selamat pagi Sahabat OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Senin tanggal 5 Juni 2017. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai investasi. Ramadhan selalu menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Bulan ini adalah waktu yang tepat untuk berbuat lebih banyak kebaikan, mulai dari menyediakan makanan berbuka puasa sampai menyantuni fakir miskin dan membayar zakat.

Jika kita adalah seorang pengusaha, pemilik bisnis, investor atau pemimpin perusahaan, ada kebaikan lain yang bisa kita lakukan, yaitu melakukan investasi. Namun, tentunya bukan sembarang investasi. Di bulan yang mulia ini, pilihlah invetasi yang baik, yaitu yang mampu membawa dampak sosial ekonomi dan lingkungan yang besar. Investasi baik semacam ini bisa kita temukan di Mekar. Continue reading

4 Alasan Kenapa Asuransi Jiwa Penting Untuk Anda

StockSnap_2Q8CXYKKAZ

Apa kabar sahabat OCI, Semoga di hari rabu, 17 Mei 2017 semua sahabat OCI dapat menjalankan aktivitas dengan baik. hari ini OCI akan mengulas mengenai 4 Alasan Kenapa Asuransi Jiwa Penting untuk Anda.

Kenapa Anda Harus Memiliki Asuransi Jiwa? Sebelum menjawab pertanyaaan diatas, ada baiknya kita tahu apa itu Asuransi Jiwa. Asuransi jiwa adalah Asuransi yang bertujuan menanggung orang terhaadap kerugian finansial tak terduga yang disebabkan karena meninggalnya terlalu cepat atau hidupnya terlalu lama. Dalam asuransi jiwa banyak resiko yang harus dihadapi, yaitu:

  • Resiko Kematian
  • Hidup seseorang terlalu lama

Atau mudahnya Asuransi jiwa adalah jaminan untuk keturunan. Misalnya seorang Ayah meninggal dengan tiba-tiba dan meninggalkan anak serta istrinya. Jika Sang Ayah memiliki Asuransi jiwa maka hidup anaknya tersebut, tidak akan terlantar sepeninggalan dirinya

Namun walaupun sebagian besar orang telah tahu apa arti asuransi jiwa sebenarnya, masih banyak orang yang enggan untuk membelinya. Alasan yang  paling sering dikatakan adalah mahalnya premi asuransi yang dibayarkan. Terlepas dari keengganan Anda memiliki asuransi jiwa, tahukah Anda banyak fakta dan alasan kenapa Anda harus memiliki Asuransi jiwa. Berikut adalah alasan-alasan tersebut.

1. SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN

Hidup memang selalu punya rahasianya sendiri. Sama Seperti musibah atau kecelakaan, kita tidak pernah tahu kapan dan di mana terjadi. Jika hal tersebut terjadi, akan ada biaya-biaya yang kita keluarkan untuk pengobatan di luar anggaran yang kita buat. Di saat seperti itulah peran asuransi jiwa dibutuhkan, untuk mengkover segala biaya-biaya pengobatan yang harus dikeluarkan ketika hal itu terjadi. Bahkan ketika pemilik asuransi yang juga berperan sebagai pencari nafkah mendapatkan penyakit berat yang menyebabkan dirinya tidak mampu lagi bekerja menghidupi keluarga. Asuransi akan membantu Anda mengatasi keuangan Anda yang berubah secara drastis ketika hal-hal tersebut terjadi.

2. KEMATIAN MERUPAKAN HAL YANG PASTI

Salah satu hal yang pasti didunia ini adalah kematian. Namun seperti bertolak belakang dengan kalimat tersebut adalah satu hal yang tidak pasti adalah waktu kematian itu sendiri. Pernahkah Anda membayangkan jika sewaktu-waktu Anda sebagai pemberi nafkah keluarga meninggal dunia secara tiba-tiba, siapakah yang akan membiayai dan melindungi keluarga dari masalah keuangan setelah Anda pergi? Untuk Anda yang memiliki asuransi jiwa mungkin hal ini tidak akan terlalu mengkhawatirkan, karena pada dasarnya Asuransi jiwalah yang akan mengatasinya masalah ini. Asuransi jiwa memungkinkan keluarga membayar berbagai biaya serta hutang yang mungkin masih tersisa.

3.MEMBERI KETENANGAN BATIN

Menyambung dari pernyataan sebelumnya. Hal ini tentu saja tidak bisa dipungkiri. Asuransi jiwa saat ini memberi seseorang sesuatu yang berharga yaitu ketenangan pikiran karena mengetahui keluarganya tidak akan terlantar saat sesuatu yang tidak terduga terjadi seperti kematian.

4. SEBAGAI INSTRUMEN INVESTASI

Berinvestasi di asuransi yang ada unitlink (Kaitannya dengan investasi) menjadi pilihan yang cukup bijak. Hal ini dapat Anda bandingkan ketika menabung di bank yang sering kali terkena inflasi dan seringnya anda menarik uang di ATM. Yang tanpa Anda sadari habis begitu saja. Dengan memiliki Asuransi jiwa jenis ini Anda tidak hanya diajarkan untuk menabung untuk jangka panjang, namun juga membiasakan diri untuk berdisplin dalam mengatur anggaran keuangan. Hasil dari tersebut nantinya juga dapat Anda gunakan untuk apa saja, untuk beli rumah, mobil impian atau perjalanan liburan ke tempat yang Anda inginkan.

Milikilah Asuransi Jiwa Sejak Dini

Berbicara tentang Asuransi jiwa memang identik dengan orang tua, namun bukan berarti Anda yang masih sehat dan muda tidak membutuhkannya. Atau mungkin Anda merasa belum memiliki Asuransi jiwa karena belum memiliki anak walau sudah menikah. Salah satu keuntungan memilik Asuransi selagi muda adalah premi asuransi yang anda bayar akan semakin ringan.

Namun beberapa dari Anda mungkin berpikir bahwa premi asuransi terasa seperti membuang uang, karena manfaatnya sendiri tidak langsung terasa. Apalagi jika kita berbicara mengenai Asuransi jiwa, di mana manfaatnya tidak langsung dirasakan oleh pemiliknya, namun justru dirasakan oleh ahli warisnya. Satu hal yang perlu Anda ingat, bahwa Asuransi jiwa dibeli bukan untuk meninggal, melainkan memastikan orang yang ditinggal tetap sejahtera.

Dan kenapa harus menungu besok, jika Anda bisa memilikinya sekarang?

Info Lebih Lanjut/ ada Pertanyaan mengenai Produk Asuransi Jiwa dapat dilihat di www.reliance-life.com atau hubungi Customer Care  kami di nomor (021)- 57905207

Sumber : https://www.cermati.com/artikel/4-alasan-kenapa-asuransi-jiwa-penting-untuk-anda

Menabung Biasa atau Menabung di Asuransi?

INVESTASISelamat pagi Sahabat OCI~ bagaimana kabarny hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas pada hari ini dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Kamis tanggal 20 April 2017. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai “menabung” di asuransi. Seringkali terdengar keluhan dari para nasabah asuransi yang hendak menarik uang yang telah disetorkan, bahwa ternyata jumlah yang dapat ditarik tidak sama dengan jumlah uang yang disetorkan bahkan jauh dibawah itu. Apakah ini berarti penipuan? Mungkin kita juga bertanya-tanya ataupun pernah mengalami hal serupa dan kemudian kapok?

Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh adanya kesalahpahaman. Saat ditawarkan produk asuransi, terkadang nasabah dijanjikan bahwa: sama saja menabung di bank dan menabung di asuransi, hanya saja di asuransi kita dapat tambahan perlindungan jiwa/kesehatan, sedangkan menabung di Bank tidak dapat manfaat tambahan selain menyimpan uang (bunganya pun kecil sekali). Benarkah demikian? Continue reading

Investasi atau Main Saham?

celengan

Hallo pembaca setia OCI~ apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai minimnya jumlah investor individu yang berinvestasi di Bursa Efek Indonesia, mungkin selain karena masyarakat belum memiliki pengetahuan memadai dalam investasi saham, juga lantaran masih kentalnya anggapan berinvestasi saham sama dengan berspekulasi.

Anggapan di atas mungkin muncul karena sebagian investor hanya memanfaatkan “fluktuasi” harga saham untuk meraih untung jangka pendek. Sebagian investor mungkin tak memahami bagaimana kinerja perusahaan yang sahamnya dibeli. Itu juga mungkin sebabnya istilah “main” saham lebih populer dibanding investasi saham. Continue reading

5 Kendala Investasi di Indonesia

tabungan

Selamat pagi Sahabat OCI~ apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di awal pekan tanggal 6 Februari 2017. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Lembong yang mengungkapkan lima kendala investasi di Indonesia yang mesti dipecahkan berasama-sama.

Lembong di Batam, Kepulauan Riau menjelaskan kendala pertama adalah banyak peraturan yang menghambat datangnya penanam modal. “Regulasi, peraturan yang berlebihan, kualitas konsistensi regulasi,” kata dia. Continue reading

OJK: Gadai emas untuk antisipasi, bukan investasi

ojk1Selamat pagi Sahabat OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas sehari-hari kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Rabu tanggal 21 Desember 2016. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pelonggaran mengenai batasan atau limitasi untuk pembiayaan gadai emas maupun cicil emas di industri perbankan syariah, belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Mulya E Siregar mengatakan, tujuan diberlakukannya pembiayaan emas di perbankan syariah sebagai langkah mengatasi kesulitan keuangan bagi masyarakat, dan bukan untuk investasi. “Filosofinya dulu gadai dan cicil itu apa? kalau dibuat besar (batasan pembiayaan) berarti keluar dari filosofi itu,” kata Mulya di Jakarta. Continue reading

Suku bunga turun, permintaan kredit masih lesu

INVESTASI

Selamat pagi Sahabat OCI! Berjumpa kembali di pagi yang cerah ini. Semoga kita semua beri rahmat Allah SWT dalam menjalankan aktivitas kita sehari-hari. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai  Bank Indonesia ayng mencatat pada pada empat bulan pertama 2016 suku bunga kredit telah mengalami penurunan 23 basis points (bps) year to date (ytd) menjadi 12,6%. Namun yang menarik, hingga April 2016, tercatat kredit hanya tumbuh 7,7% yoy, atau masih lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan kredit pada April 2015 sebesar 10,3%.

Berdasarkan data BI, perlambatan pertumbuhan kredit ini disebabkan oleh semua sektor penyaluran kredit, kecuali pada kredit investasi. Tercatat ada dua faktor penyebab penurunan pertumbuhan kredit perbankan yakni kredit modal kerja dan kredit properti. Continue reading

Pasar obligasi makin ramai

obligasi pictHallo para pembaca setia OCI~ apa kabarnya hari ini? Semoga aktivitas kita hari ini berjalan dengan lancar. Di ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai Obligasi korporasi yang membanjiri pasar modal. Terbaru, emiten sektor keuangan mencatatkan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai total Rp 4,15 triliun.

OCBC NISP menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap I senilai Rp 2 triliun. Surat utang ini terbit dalam tiga seri. Seri A diterbitkan senilai Rp 837 miliar dengan kupon 7,5% per tahun. Seri ini bertenor satu tahun. Continue reading