Category Archives: Tanya Reliance Life

Pilih Asuransi atau Investasi? Baca Dulu Ini!

asuransi-vs-investasi

Semangat Pagi, Hai Sahabat OCI , di hari senin 11 September 2017 ini OCI akan mengulas mengenai asuransi dan investasi. Mana yang harus kita dahulukan ya?? karena sebagai pegawai yang gajinya tentu sudah ada pos-pos pengeluaran, asuransi dan investasi harus menjadi prioritas dalam pos pengeluaran bulanan kita. Sebagai bahan pertimbangan mari kita simak pertimbangan apa yang harus kita pikirkan.

Untuk memberikan jaminan keamanan di masa depan, banyak masyarakat yang sudah mengincar produk-produk keuangan. Akan tetapi, dua produk yang paling digemari adalah produk seperti asuransi dan investasi. Kedua produk tersebut menjadi hal yang harus dimiliki di era seperti sekarang ini. Idealnya adalah setiap orang harus memiliki kedua produk tersebut. Fungsi dari asuransi adalah supaya mendapat perlindungan terhadap seseorang atau keluarganya dalam hal finansial dari resiko yang datangnya secara tiba-tiba atau tidak terduga. Sedangkan fungsi dari investasi adalah untuk memenuhi  Continue reading

Tips Mendapatkan Premi Asuransi Jiwa Murah

perbandingan-asuransi-jiwa-fotolia-770x430

Semangat Pagi untuk Seluruh sahabat OCI, Pada Hari ini Selasa 04 Juli 2017 OCI akan mengulas mengenai Tips mendapatkan premi asuransi jiwa murah. Di Indonesia , pemilik asuransi masih tergolong sedikit. tiga dari lima orang di indonesia tidak memiliki asuransi, baik untuk menghadapi risiko, kematian atau risiko kesehatan. meningkatnya biaya pengobatan juga merupakan salah satu alasan asuransi sangat dibutuhkan. walaupun begitu ada banyak alasan seseorang tidak memiliki asuransi, dan salah satunya adalah mahalnya premi asuransi. Padahal mempunyai asuransi tidak berti harus selalu mahal, berikut tips untuk mendapatkan premi murah :

1. Mulailah Sejak Dini
Semakin tinggi usia seseorang, risiko kematian akan semakin tinggi. karena tingginya risiko ini, premi asuransi akan meningkat juga. Hal ini menjelaskan mengapa orang tua diharuskan membayar premi lebih mahal dibandngkan anak muda. Jangan menganggap bahwa usia muda kebal dengan segalanya, karena musibah dapat menimpa siapa saja. dengan memulai asuransi dari usia muda, tidak hanya premi yang harus anda bayarkan lebih rendah, anda pun akan terlindung mulai dari dini.

2. Asuransi Jiwa Murni
Jika anda ingin memiliki asuransi dengan premi yang lebih murah, pilihlah asuransi jiwa murni. Asuransi ini dikenal dengan sebutan term life insurance, ini adalah asuransi yang hanya memberikan proteksi jiwa.

3. Gunakan Asuransi keluarga/ Kumpulan
Asuransi yang ditawarkan untuk keluarga saat ini ada yang terpisah dan ada yang jadi satu. terpisah berarti setiap anggota keluarga harus mempunyai asuransi terpisah, dan membayar premi dari polis yang berbeda. sedangkan pada sistem kedua, tertanggung hanya perlu membeli satu asuransi keluarga, dan biasanya cara kedua ini akan lebih murah karena hanya diperlukan satu polis asuransi.

Terlindungi tidak seharusnya mahal, setelah mengetahui tips ini sahabat OCI mulai paham bahwa asuransi sebenarnya cukup terjangkau. Mulailah melindungi diri dan keluarga anda sedini mungkin sehingga senantiasa siap apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. untuk mengetahui mengenai asuransi jiwa , produk dan manfaatnya kunjungi kami di www.reliance-life.com dan hotline kami di nomor telpon : 021-5790 5207.

Semoga bermanfaat Sahabat OCI~

Sumber:http://bisniskeuangan.kompas.com

Baru Pertama Kali Mau Beli Asuransi? Perhatikan 4 Hal Ini

ilustrasi-siluet-keluarga

Apa Kabar sahabat OCI, hari ini jum’at 19 mei 2017. OCI akan mencoba memberikan tips- tips untuk sahabat OCI yang akan membeli asuransi untuk pertama kalinya.

Akan selalu ada kata pertama untuk setiap hal, ini juga berlaku dalam pembelian asuransi. Ada banyak orang yang enggan membeli dan menggunakan sesuatu hanya karena tidak begitu paham mengenai barang tersebut, namun sebaiknya hal seperti ini dijauhkan ketika anda berniat untuk membeli sebuah polis asuransi jiwa. Asuransi jiwa berbeda dengan jenis asuransi lainnya, di mana asuransi ini akan sangat membantu dan juga memberi jaminan bagi keluarga yang bisa saja kita tinggalkan sewaktu-waktu untuk selamanya. Begitu besar manfaat yang akan diberikan oleh asuransi jiwa, sehingga sangat penting bagi anda untuk memilikinya, terutama jika anda sudah memiliki tanggungan atau menjadi tulang punggung keluarga. Anda tentu tidak ingin meninggalkan keluarga dalam keadaan berduka dan terlilit masalah keuangan, bukan?
Sebagai seorang pemula dan akan membeli asuransi untuk pertama kalinya, maka sangat wajar jika anda belum paham dan juga kebingungan untuk menentukan pilihan yang paling tepat. Cermati beberapa tips di bawah ini ketika anda akan membeli sebuah produk asuransi jiwa untuk pertama kalinya:

1. Pahami Prinsip Dasar yang Diterapkan
Semakin banyak pengguna asuransi, maka akan semakin banyak juga jumlah perusahaan yang menyediakan layanan asuransi. Hal ini tentu bisa membuat anda memiliki banyak pilihan, namun sekaligus membuat anda menjadi kebingungan dalam menentukan pilihan asuransi yang paling tepat. Ada 2 jenis dasar asuransi jiwa di Indonesia, yakni:

  • Asuransi jangka warsa, yaitu jenis polis asuransi yang terbilang sederhana dan hanya digunakan pada periode tertentu dengan biaya yang cukup rendah. Besaran biaya dalam polis jangka warsa akan semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia pemegang polis tersebut. Dalam asuransi jangka warsa tidak terdapat besaran nilai tunai polis, namun pembayaran akan dilakukan secara penuh ketika pemegang polis meninggal dunia atau mengalami penyakit kronis, atau mengalami cacat permanen.
  • Asuransi seumur hidup, yaitu jenis asuransi jiwa yang polisnya akan memberikan perlindungan seumur hidup, artinya semasa hidup hingga meninggal dunia. Di dalam polis ini terdapat “dana penyertaan, yaitu nilai tunai yang akan didapatkan jika terjadi risiko. Dengan begitu, maka nilai tunai tersebut semakin hari akan semakin besar jumlahnya, sehingga jumlah uang pertanggungan yang akan didapatkan juga semakin meningkat. Bahkan dalam beberapa kasus, nasabah bisa mendapatkan bonus akhir kontrak atas kontrak asuransi yang telah selesai. Sesuai dengan manfaat yang didapatkan, maka besaran premi yang dikenakan pada asuransi ini akan disesuaikan dengan usia pemegang polis. Artinya, semakin cepat (muda) anda menjadi peserta asuransi ini, maka akan semakin murah premi yang harus anda bayarkan.

Dari kedua jenis asuransi tersebut, tentu terdapat perbedaan yang sangat jauh sekali, di mana asuransi jangka warsa terbilang lebih fleksibel, namun di sisi lain asuransi seumur hidup dapat memberikan jaminan yang lebih baik.

2. Ketahui Kebutuhan Anda dengan Baik
Setelah mengetahui jenis asuransi yang tersedia, maka yang selanjutnya perlu anda pikirkan adalah mengenai kebutuhan anda sendiri akan asuransi jiwa tersebut. Yang dimaksud dengan kebutuhan dalam hal ini adalah mengenai jumlah pertanggungan asuransi jiwa yang anda harapkan nantinya. Setiap orang tentu akan memiliki jumlah yang berbeda-beda dalam hal ini, tergantung pada kebutuhan dan juga kemampuan keuangan orang tersebut. Begitu juga dengan anda, karena itu anda wajib melakukan perhitungan dan juga pertimbangan mengenai besaran pertanggungan yang anda butuhkan.
Hitung dengan cermat mengenai tanggungan dan juga kebutuhan mereka, sebab inilah poin yang akan menjadi dasar bagi penentuan jumlah pertanggungan yang anda butuhkan. Jika mengalami kesulitan dalam melakukan peritungan ini, maka tidak ada salahnya untuk meminta bantuan seorang ahli. Ini akan membuat anda memiliki gambaran yang jelas dan juga perhitungan yang tepat mengenai berbagai macam kebutuhan dari orang-orang yang anda tanggung, sehingga besaran pertanggungan bisa ditetapkan dengan tepat.

3. Sesuaikan dengan Anggaran
Penting sekali untuk menyesuaikan besaran premi yang akan anda bayarkan dengan kemampuan keuangan anda. Jangan sampai premi yang terlalu besar, justru membuat keuangan anda mengalami gangguan dalam masa yang panjang. Pertimbangkan juga besaran premi dengan perlindungan asuransi yang anda dapatkan nantinya, pastikan anda memilih produk asuransi jiwa terbaik dengan biaya premi yang sesuai dan terjangkau.

4. Pilih Layanan Perusahaan Asuransi Terbaik
Gunakan layanan asuransi dari sebuah perusahaan asuransi yang terpercaya, sehingga anda merasa nyaman dan juga tenang menjadi nasabah mereka. Dalam beberapa kasus, ada saja perusahaan asuransi yang sulit mencairkan klaim nasabahnya, atau bahkan tutup karena bangkrut. Cari informasi yang lengkap mengenai perusahaan asuransi terbaik, ini bisa dilakukan lewat internet atau menanyakannya pada forum-forum yang bisa dipercaya.
Pilih dan gunakan yang paling tepat, Tak seorangpun tahu kapan kematian akan datang, karena itu sangat penting untuk memikirkan orang-orang yang akan kita tinggalkan. Gunakan asuransi jiwa yang akan menjamin keuangan mereka di masa-masa sulit nanti. Jangan pernah berpikir untuk menunda membeli polis asuransi jiwa, jika kita sayang mereka maka lakukan dengan segera.

Info Lebih Lanjut/ ada Pertanyaan mengenai Produk Asuransi Jiwa dapat dilihat di www.reliance-life.com atau hubungi Customer Care  kami di nomor (021)- 57905207

Sumber : https://www.cermati.com

Tertanggung yang Kurang Mendapat Pelayanan

Sahabat OCI apa kabar? Semoga selalu sehat! Hari ini OCI ingin memberikan informasi mengenai contoh kasus diduinia asuransi yang tidak jarang terjadi. Contoh kasus hari ini mengenai si Tertanggung yang Kurang Mendapatkan pelayanan. Seseorang dari perusahaan asuransi yang diakuisisi oleh sebuah perusahaan asuransi patungan, sehingga ketentuan polis yang dimilikinyapun berdasarkan ketentuan polis yang diatur oleh perusahaan asuransi yang diakuisisi.

Pemegang polis inipun tidak memiliki satu polis saja melainkan lebih dari satu di perusahaan tersebut. Akan tetapi secara bertahap polis-polis tersebut telah dijualnya (surrender) kepada perushaan asuransi yang mengakuisisinya, dan hanya satu polis saja yang belum sisurendernya yaitu polis yang dimiliki tanggal 03 Agustus 2001 dengan besar premi per tahun sebesar Rp. 6.625.580,-.

Pemegang polis pada awalnya tidak mengadukan kasusnya ke BMAI tetapi langsung membuat surat ke Menteri Keuangan dan tembusan ke Presiden RI. Setelah diteruskan kepada Biro Perasuransian, sengketa ini ditindaklanjuti oleh BMAI. Pemegang polis telah mengirimkan surat sejak tanggal 21 Juli 2008 sampai dengan tanggal 12 Januari 2009 (-+ selama 6 bulan) dengan tembusannya ke Presiden RI, Menteri Keuangan, Dewan Asuransi Indonesia, Kepala Biro Perasuransian, BMAI dan juga ke perusahaan yang menjadi penanggungnya sebanyak 29 surat (rata-rata sebulan 5 surat). Continue reading

Tertanggung Tidak Pernah Menyadari Dirinya Menderita Penyakit Kanker Paru-paru

Seorang karyawan Kementerian Perdagangan di Denpasar, membeli sebuah polis Unit-link yang kedua tanggal 23 Desember 2008 (polis asuransi efektif mulai 01 Desember 2008 s/d 30 November 2042 atau 34 tahun) atas nama dirinya, sedangkan polis pertamanya di jual (surrender) tanggal 4 Maret 2009 untuk tambahan biaya tour tanggal 23 Maret 2009 bersama anak-anak dan suaminya ke luar negeri.

Frekuensi pembayaran preminya adalah tahunan, dengan premi sebesar Rp. 20.000.000,- dan masa pembayaran premi selama 5 tahun. Adapun polisnya yaitu non-medical dan semua proses pengajuan polis baru telah di penuhi sesuai prosedur dan persyaratan yang diperlukan oleh perusahaan asuransi.

Tanggal 29 Maret 2009 yaitu setelah pulang dari Tournya ke luar negeri, tertanggung menderita sakit batuk-batuk dan ia melakukan konsultasi dan pengobatan ke Dr. Spesialisasi Penyakit Paru, mulai tanggal 11 April 2099; 20 April 2009 dan baru pada tanggal inilah tertanggung menyadari dirinya menderita suatu penyakit kanker, berdasarkan hasil pemeriksaan dan diagnosa dokter. Pengobatan dilanjutkan 21 April 2009; 24 April 2009; 28 April 2009 dan terakhir tanggal 1 Mei 2009. Continue reading

Penjelasan dan Ilustrasi Agen Asuransi yang Menyesatkan

Seorang karyawati sebuah hotel bintang 5 (lima) di Jakarta, membeli sebuah polis unit-link dari seorang agen sebuah perusahaan asuransi jiwa patungan yang kebetulan adalah adik kandungnya sendiri.

Polis baru mulai berlaku terhitung sejak tanggal 28 Juni 2007, dengan premi unit-linknya sebesar Rp. 50.000.000,- yang terdiri dari:  premi asuransi berkala yang akan dibayarkan setiap tahun selama 10 tahun sebesar Rp. 20.000.000,- dan premi investasi tunggal (single premium) sebesar Rp.30.000.000,-.

Pada tanggal 7 September 2007, Pemilik polis melakukan penarikan dana investasinya secara tunai (withdrawal) sebagian besar Rp. 10.000.000,-. Continue reading

Tertanggung Seharusnya Tahu Tentang Penyakitnya Yang Sudah Ada

Hallo sahabat OCI! Pada kesempatan kali ini OCI mencoba untuk membahas contoh kasus yang tidak jarang dan mungkin terjadi didalam industri perasuransian. Apakah teman-teman pernah mendengar atau bahkan mengalami penolakan klaim dikarena Penyakit yang baru diketahui setelah penandatangaan SPA? Berikut contoh kasus yang dikemas singkat namun jelas oleh Badan Mediasi Asuransi Indonesia (BMAI): Continue reading