Fase Kehidupan dalam Hal Keuangan

Selamat pagi sahabat OCI, mungkin ada beberapa dari teman-teman yang memiliki rencana untuk membangun suatu keluarga, sebelumnya mari kita kenali dulu fase kehidupan dalam hal keuangan yang akan Anda temui saat Anda telah berkeluarga nanti. Mempersiapkan diri untuk mengambil sebuah langkah adalah pembuktian bahwa Anda menyayangi diri anda dan keluarga disekitar Anda.  Berikut informasi mengenai Fase Kehidupan dalam Hal Keuangan menurut Otoritas Jasa Keuangan dalam buku Cerdas Mengelola Masa Depan Sejahtera, 2013:

TINGKATAN KELUARGA

Saat seseorang telah membangun  keluarganya sendiri, maka keluarga yang dibangun akan menjadi keluarga inti bagi dirinya yang berada dalam lingkaran pertama. Orang tua, mertua, saudara sekandung, dan adik serta kakak iparnya akan menjadi keluarga kandung yang berada di lingkaran kedua. Sedangkan, yang berada dalam lingkaran ketiga adalah keluarga besarnya yang mencakup tante, om, serta saudara-saudara dari orang tua dan mertua.

KELUARGA INTI YANG UTAMA

Rezeki yang diterima oleh pasangan suami istri harus dipergunakan untuk kepentingan keluarga inti terlebih dahulu. Tidak ada pengeluaran yang diberikan kepada keluarga kandung atau keluarga besar yang mengorbankan kepentingan keluarga inti. Kita diperbolehkan untuk membantu keluarga kandung atau keluarga besar bilamana kebutuhan keuarga inti telah terpenuhi.

 TIGA FASE KEHIDUPAN

Dalam perjalanan kehidupan, seseorang akan melaui 3 fase kehidupan dalam hal ekonomi.

-          Fase pertama berada dalam rentang usia 0-25 tahun, dalam fase ini dia belum mampu bekerja, tetapi sedang dalam masa sekolah. Fase pertama ini disebut dengan fase menerima, karena dia menerima ekonomi dari orangtuanya dalam membayar segala kebutuhan hudupnya, termasuk uang sekolah, pakaian, dan sebagainya.

-          Fase kedua berada dalam rentang usia 25-55 tahun. Dia sudah selesai menempuh pendidikan dan telah memasuki duni kerja. Dia telah menjadi manusia yang produktif dan memperoleh penghasilannya sendiri. Dalam rentang fase kedua ini, dia pun membangun keluarganya sendiri, sehingga dia  bertanggung jawab secara ekonomi kepada anak-anak yang dimilikinya. Fase kedua ini disebut fase member.

-          Fase ketiga berada dalam rentang usia 55 tahun- meninggal dunia. Dalam fase ini, seseorang telah mencpaia usia purnabakti (pensiun), ketika dia tidak lagi menerima penghasilan dari pekerjaan formal. Dalam fase ini, dengan pengelolaan keuangan yang cerdas, dia tetap dapat hidup mandiri, sejahtera, dan tidak bergantung kepada anak-anak serta sanak keluarga. Fase ini dinamakan fase menikmati hidup.

Setiap fase terebut hanya berlangsung satu kali.

PENGHASILAN

Penghasilan seseorang atau sebuah keluarga dapat diperoleh dari 2 sumber, yaitu:

-          Gaji yang diterima dari pekerjaan formal

-          Keuntungan yang didapat dari hasil formal

Penghasilan ini dikelompokkan dalam penghasilan aktif, maksudnya penghasilan diterima bila seseorang bekerja atau berusaha. Ketika dia berhenti bekerja atau berusaha, maka penghasilan ini akan terhenti.

Lalu, ada satu sumber penghasilan lagi yang dapat diperoleh, yaitu bunga atau hasil (return) dari investasi, yang dibangun dan dimiliki seseorang setelah mengakumulasi penyisihan gaji atau keuntungan usaha setiap bulan. Penghasilan ini disebut penghasilan pasif, artinya tanpa bekerja pun, seseorang tetap akan manerima penghasilan.

MASA KERJA

Penghasilan aktif dapat terhenti setiap saat, dan tidak ada sebuah kepastian akan tetap berlangsung hingga usia 55 tahun (mencapai usia pensiun).

Risiko yang dapat menghentikan mengalirnya peghasilan aktif seseorang antara lain:

-          Dipecat/diberhentikan dari tempat bekerja, karena tidak kompteten atau perusahaan bangkrut

-          Sakit dalam waktu yang lama

-          Cacat tetap karena kecelakaan

-          Meninggal sat usia muda/produktif

Sumber: Perencanaan Keuangan Ibu Rumah Tangga –  OJK, 2013

Setelah teman-teman OCI mendapat penjelasan mengenai Fase Kehidupan dalam Hal Keuangan diharapkan bisa memjadi pegangan untuk merencanakan kesejahteraan keluarga Anda. Uang bukan hal yang utama namun kita memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, maka rencanakan keuangan Anda dalam menjalani Fase Kehidupan dalam Hal Keuangan.

Salam,

One Click Insurance

Sata Saya, Saya Tanggap Asuransi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>