Reliance Life Gandeng BPR NCP Bandung Serahkan Klaim Asuransi Jiwa Nasabah

170110183705-reliance-life-gandeng-bpr-ncp-bandung-serahkan-klaim-asuransi-jiwa-nasabah

Pertumbuhan asuransi di Indonesia sebenarnya masih bisa didongkrak lagi, khususnya asuransi jiwa. Mengingat semua orang di Indonesia, belum semua sadar betul akan kebutuhan asuransi. Hal ini, perlu edukasi dan informasi yang lebih mendalam tentang kebutuhan asuransi jiwa. Pangsa pasarnya punasuransi di Indonesia masih sangat terbuka, yang membuat perusahaan asuransi masih tetap optimis bahwa pertumbuhan premi asuransi dari setiap periode akan terus bertambah.

Salah satu perusahaan asuransi Reliance life, sedang getol-getolnya menyasar pangsa pasar yang masih tinggi, membuatnya mempunyai target besar. Hal ini, sangat disadari betul bahwa masyarakat Indonesia belum begitu peduli terhadap asuransi jiwa, yang membuat sektor ini masih sangat terbuka luas untuk garapannya.

Business Strategic Manager Reliance Life, Sutarto, seusai memberikan klaim asuransi Jiwa kepada nasabah BPR Nata Citra Perdana (NCP), Jln. Sudirman, Bandung, belum lama ini mengatakan, pihaknya akan menaikan target jangkauan nasabahnya ditahun 2017 ini. Reliance Life di Indonesia melayani dua bidang yakni asuransi umum dan jiwa.

Pihaknya sangat menyadari bila perusahaannya masih anak bawang, dibandingkan asuransi lain yang telah lama beroperasi. Pihaknya baru muncul awal tahun 2012 yang lalu, namun kepercayaan masyarakat Indonesia cukup tinggi terhadap Reliance Life yang membuatnya mampu meraih kepercayaan Infobank yang memberikan peringkat pertama asuransi terbaik tahun 2012 dan 2015.

“Tentunya kami semakin bersemangat mengejar target-target yang lebih besar yang telah dipercayakan. Intinya, kami akan terus komunikasi dan edukasi yang baik tentang pentingnya kebutuhan asuransi bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Berbekal kepercayaan predikat terbaik dari Infobank ini, katanya, pihaknya banyak menggandeng kerjasama dengan para pihak kedua atau broker dan menjemput nasabah.

“Pihak kedua atau broker yang menjadi sasaran kami ini seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembangunan Daerah(DPD) disetiap provinsi,” ujar Sutarto.

Dari total 1.700 BPR yang ada di Indonesia, lanjut Sutarto, tahun 2016 lalu hanya 5% nya saja yang bisa digaet. Tahun 2017 ini, pihaknya memprioritaskan target pertumbuhan pihak kedua atau broker sebesar 10% atau dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

“Salah satunya BPR NCP di kota Bandung ini, menjadi rekanan Reliance Life. Total BPR yang ada di kota Bandung yang telah gabung sebanyak 15 BPR. Adapun keberadaan kami di kantor BPR NCP ini adalah pencairan klaim asuransi jiwa atas meninggalnya seorang nasabah kami yang juga nasabah BPR NCP sebesar 212.647.866 dikarenakan meninggal dunia,” paparnya.

Sementara itu Direktur BPR Nata Citra Perdana (NCP) Nanin Hamdani menjelaskan, klim yang telah dikucurkan ini terhadap nasabahnyadikarenakan meninggal dunia dalam masa kewajiban sebagai debitur.

“Klaimnya sendiri atas nama Erizal Ahmad, beliau ini nasabah kami yang telah berjalan selama 1 tahun 2 bulan dari total pinjaman selama 36 bulan sebesar 300 juta. Almarhum ini, juga dimasukan ke dalam nasabah asuransi jiwa dari Reliance Life sehingga hak-haknya nasabah langsung kami urus dan diberikan kepada ahli warisnya,” jelasnya.

Sumber: galamedianews.com

2 comments

    1. Selamat Pagi,

      Semoga bermanfaat.

      silahkan selalu kunjungi website dan blog kami untuk mendapatkan berita update setiap hari .

      terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>