Mayoritas Pelaku Industri Asuransi Penuhi Batas Investasi SBN

obligasi pictSelamat pagi Sahabat OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Selasa tanggal 16 Januari 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai Otoritas Jasa Keuangan yang menyebut mayoritas pelaku industri asuransi jiwa, asuransi umum dan reasuransi telah memenuhi ketentuan batas minimum investasi pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN).

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11 Tahun 2016 tentang Investasi Surat Berharga Negara Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank mengatur ketentuan batas minimum investasi pada instrumen surat berharga negara (SBN) bagi perusahaan asuransi umum dan reasuransi sebesar 20% dari seluruh jumlah investasi paling lambat 31 Desember 2017, serta perusahaan asuransi jiwa sebesar 30% dari seluruh jumlah investasi paling lambat 31 Desember 2017.Plt Deputi Komisioner Pengawas IKNB II OJK Moch Ihsanuddin menyampaikan catatan OJK per November 2017 menunjukkan porsi kepemilikan SBN, obligasi infrastruktur, reksa dana penyertaan terbatas yang penggunaan dananya untuk pembiayaan infrastruktur dan Efek Bangunan Aset (tradisional) secara agregat industri perusahaan asuransi jiwa telah mencapai 38,6^.

Jika dilihat per perusahaan, terdapat sebanyak 65% atau sebanyak 35 perusahaan yang telah memenuhi ketentuan SBN sebesar lebih dari 30%. Adapun, 19 perusahaan lainnya belum memenuhi.

Sedangkan, pada industri asuransi umum dan reasuransi, porsi kepemilikan secara agregat industri sudah mencapai 23,2%.

Jika dilihat per perusahaan, terdapat sebanyak 60% atau sebanyak 48 perusahaan yang telah memenuhi ketentuan SBN sebesar lebih dari 20%. Adapun, 32 perusahaan lainnya belum memenuhi.

Lebih lanjut, terkait perusahaan yang belum memenuhi ketentuan, OJK masih akan melihat laporan detail per 31 Desember 2017.

“Kelihatannya mayoritas sudah memenuhi. Namun, kalau memang masih banyak, mereka agar menyampaikan action plan pemenuhannya,” katanya.

Sumber: finansial.bisnis.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>