5 Tips Dapatkan Asuransi yang Tepat untuk Orang Tua

PENSIUN 2Selamat pagi Sahabat OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Selasa tanggal 10 April 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai tips bagaimana memilih asuransi untuk orang tua. Usia lanjut memang erat kaitannya dengan banyak penyakit yang datang. Memiliki asuransi menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi kita yang sudah lanjut usia.

Dengan adanya produk asuransi, kesehatan dapat menjadi kelegaan tersendiri. Apalagi dengan kondisi biaya kesehatan yang terus meningkat setiap waktunya. Tentu saja kita tidak ingin merasakan sakit dan kesulitan membayar bukan? Tak heran jika sebagai anak, kita menginginkan perlindungan yang dapat menjamin kesehatan.Tak hanya bagi diri sendiri, tapi untuk orang tua kita. Memilihkan asuransi untuk orang tua sah-sah saja kita lakukan asalkan jangan sampai salah pilih. Berikut hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam memilih asuransi untuk orang tua seperti dikutip dari Cermati.com;

1. Cari yang Sesuai dengan Kondisi Kesehatan

Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah memahami bagaimana kondisi kesehatan orang tua kita. Ada banyak manfaat yang ditawarkan tiap-tiap asuransi. Namun, kita harus mencari informasi sebanyak mungkin tentang manfaat-manfaat tersebut sehingga nantinya tidak ada cerita jika manfaat asuransi tidak bisa dirasakan dan sia-sia.

Untuk itu, pertimbangkan bagaimana kondisi kesehatan orang tua. Kita bisa mencoba membawa orang tua ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebagai langkah untuk menentukan jenis asuransi kesehatan mana yang akan dipilih.

2. Cari Tahu Batas Usia di Setiap Asuransi

Sebelum mendaftar asuransu, perhatikan batas usia masuk karena tiap-tiap asuransi memiliki aturan yang berbeda satu sama lainnya. Biasanya rentan usia yang digunakan adalah maksimal 40, 60, hingga 70 tahun. Setelah itu, perhatikan peraturan mengenai pre-existing condition yang mana merupakan kondisi semua penyakit, medis, hingga luka yang pernah dialami.

Ada beberapa perusahaan yang tidak menanggung biaya ini, tapi ada beberapa yang mau menanggung pre-existing condition. Jangan lupa untuk memerhatikan periode eliminasinya yang mana periode ini memiliki beberapa syarat eliminasi pada beberapa penyakit yang didasarkan pada kurun waktu tertentu.

3. Lihat Nilai Biaya Kesehatan

Yang harus kita perhatikan selanjutnya adalah mengenai nilai biaya kesehatan yang ditawarkan asuransi. Mengingat jika biaya kesehatan terus meningkat, tentukan jenis produk asuransi yang mana yang ingin kita gunakan. Meningkatnya biaya kesehatan juga akan membuat nilai premi meningkat. Karena itu, perkirakan berapa nilai inflasi sehingga nantinya nilai pertanggungan asuransi tersebut bisa menutupi biaya kesehatan kita.

4. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan yang Memiliki Proteksi hingga Usia Lanjut

Kita tidak pernah tahu sampai usia berapa orang dapat terus hidup. Karena itu, mempertimbangkan hal tersebut akan lebih baik untuk mendapatkan asuransi yang bisa memberikan perlindungan dalam waktu yang cukup lama. Bahkan, ada beberapa pihak asuransi yang memberikan perlindungan melebihi usia 100 tahun.

5. Pilih yang Memberikan Perlindungan hingga ke Penyakit Kritis

Tidak ada salahnya untuk memilih perlindungan yang dapat memberikan jaminan hingga ke penyakit yang kritis. Sakit bisa datang kapan pun tanpa orang tersebut mengetahuinya, termasuk penyakit kritis.

Namun, memang agak sulit untuk mendapatkan jenis asuransi seperti ini mengingat tidak semua pihak asuransi menawarkan perlindungan lengkap hingga ke penyakit kritis.

Pahami Polis dengan Benar Sebelum Memutuskan

Karena asuransi merupakan hal penting yang dapat menjamin dan memberikan perlindungan di masa yang  akan datang. Tentu saja untuk memutuskannya tidak boleh gegabah dan terburu-buru.

Pahami terlebih dahulu polis denga benar sebelum kita menandatanganinya. Jika belum mengerti benar, kita bisa menanyakan kepada pihak asuransi. Kita juga bisa terbuka denga kondisi sebenarnya sehingga nantinya kita memahami tentang risiko yang bisa saja terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>