Dorong Perolehan Bisnis Asuransi Syariah, Ini Langkah Asosiasi

payungSelamat pagi Sahabat OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Jumat tanggal 13 April 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) yang menyiapkan sejumlah strategi guna mendorong perolehan kontribusi asuransi syariah.

Ketua Umum AASI Ahmad Sya’rono memaparkan, diantara strategi itu antara lain menjembatani industri asuransi syariah dengan perusahaan teknologi finansial dalam layanan pinjaman langsung tunai untuk distribusi produk asuransi umrah.“Asuransi umrah saat ini lebih banyak digarap konvensional,” katanya.

Di sisi lain, asosiasi juga menggandeng dua organisasi islam terbesar, yaitu Nahdiatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, guna meningkatkan literasi asuransi syariah.

Organisasi tersebut akan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait asuransi syariah. Sejalan dengan program tersebut, asosiasi terus melakukan invoasi produk dan melahirkan produk yang spesifik sesuai kebutuhan pasar.

Lebih lanjut, AASI optimistis bisnis asuransi syariah dapat tumbuh dua digit pada 2018. Dia optimistis pertumbuhan kontribusi sebanyak 15% dapat tercapai.

Ikhtisar Data Keuangan Asuransi Syariah OJK per Februari 2018 menunjukkan, kontribusi bruto tercatat sebesar Rp2,69 triliun.

Jika dibandingkan dengan kontribusi bruto per Februaru 2017 sebesar Rp1,90 triliun, maka angka Februari 2018 tumbuh 42%, Sedangkan klaim per Februari 2018 tercatat Rp908 miliar atau tumbuh 20% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sumber: finansial.bisnis.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>