Jumlah Tenaga Pemasar Asuransi Terus Meningkat

gambar2Selamat pagi Sahabat OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Senin tanggal 14 Mei 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyatakan, jumlah tenaga pemasar berlisensi asuransi terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2017, jumlah tenaga pemasar asuransi berlisensi tercatat sebesar 584.469 orang.

Kepala Departemen Hubungan Internasional AAJI Nelly Husnayati menuturkan, angka tersebut meningkat sebesar 7,6 persen. Adapun pada tahun 2016, jumlah tenaga pemasar asuransi tercatat sebesar 543.192 orang.“90,5% dari total tenaga pemasar tersebut berasal dari saluran keagenan,” kata Nelly dalam konferensi pers di Rumah AAJI.

Data AAJI menyebut, pertumbuan tenaga pemasar berlisensi berdasarkan saluran keagenan meningkat sebesar 7,2% menjadi 528.744 orang pada tahun 2017 lalu. Adapun pada tahun 2016, jumlah tenaga pemasar asuransi dari saluran keagenan mencapai 493.264 orang.

Sementara itu, jumlah tenaga pemasar asuransi dari saluran bancassurance tercatat sebesar 28.834 orang. Angka tersebut meningkat sebesar 9,3% dibandingkan pada tahun 2016 yang mencapai 26.374 orang.

Jumlah tenaga pemasar dari saluran alternatif tercatat mengalami peningkatan sebesar 14,2% menjadi 26.891 orang pada tahun 2017. Pada tahun sebelumnya, jumlahnya mencapai 23.554 orang.

“AAJI dan industri asuransi jiwa akan berusaha untuk tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap bisnis asuransi, dengan merekrut tenaga pemasaran berlisensi yang andal dan berkualitas,” tutur Nelly.

Ia mengungkapkan, AAJI menyambut baik adanya peningkatan jumlah tenaga pemasar berlisensi tersebut. Hal ini menujukkan bahwa profesi sebagai pemasar asuransi adalah potensi yang menjanjikan, sejalan dengan semakin besarnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi.

Nelly menyebut, melalui porgram 10 juta Agen, AAJI juga berupaya memperkenalkan kepada masyarakat profesi agen sebagai salah satu alternatif profesi yang menjanjikan. Ini di tengah kondisi sulitnya lapangan pekerjaan.

“Program ini telah dilaksanakan di 26 titik kecamatan untuk roadsjpw dan 1 titik untuk soft launching,” imbuh Nelly.

Adapun total tertanggung industri asuransi jiwa per kuartal IV 2017 mencapai 65.526.389 orang. Angka ini meningkat 14,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini sangat diperngaruhi pertumbuhan total tertanggung perorangan yang meningkat 4,5% menjadi 18.489.554 orang dan total tertanggung kumpulan yang meningkat 19% menjadi 47.036.835 orang,” jelas Nelly.

Sumber: ekonomi.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>