AAJI Minta OJK Kaji Ulang Ketentuan SBN pada Asuransi Jiwa

aajiSelamat pagi Sahabat OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Jumat tanggal 25 Mei 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta Otoritas Jasa Keuangan mengkaji ulang ketentuan batas minimum investasi pada instumen surat berharga negara (SBN). Pasalnya, industri asuransi jiwa masih sulit memenuhi ketentuan tersebut.

Berdasarkan POJK Nomor 56 Tahun 2017, kewajiban investasi pada instrumen SBN pada industri asuransi jiwa sebesar 30%. Namun demikian, hingga kuartal IV/2017 ketentuan tersebut baru tercapai 13,3% saja.“Memang (ketentuan itu) perlu dipertanyakan. Kami baru sampaikan, coba lihat lagi lah. Mereka (OJK) juga akan mempelajari lagi,” kata Hendrisman sebagaimana dikutup Bisnis.com.

Meski sulit, AAJI terus mengimbau kepada para anggota untuk berusaha memenuhi batas minimum kepemilikan SBN. Hendrisman melanjutkan, bagi perusahaan asuransi jiwa yang memasarkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYD) atau unit-linked, kewajiban ini seharusnya lebih mudah terpenuhi karena instrumen SBN bisa ditawarkan kepada nasabah.

“Bagi perusahaan-perusahaan asuransi yang jual produk unit-linked, tidak ada masalah. Mereka cuma kasih pilihan kepada nasabah, jadi 30% masuk ke sana,” lanjutnya.

Sementara itu, mengenai prospek produk unit-linked tahun ini, Hendrisman mengatakan pertumbuhannya tidak akan terganggu meski pasar modal fluktuatif. Dari segi penjualan tidak akan berkurang karena masyarakat konsumen sudah semakin sadar bahwa produk ini menawarkan investasi jangka panjang.

“Unit linked tidak akan berkurang, pembelian tetap jalan,” katanya.

Dia pun memprediksi pertumbuhan premi unit-linked tahun ini berada di kisaran 30% hingga 32% sementara produk tradisional sebesar 28%.

Sumber: finansial.bisnis.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>