Ini Prediksi Kehidupan dan Bisnis dalam 10 Tahun ke Depan

Pengertian-ekonomi-perusahaanHalo pembaca setia OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Selasa tanggal 31 Juli 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai banyaknya fenomena kehidupan dan bisnus yang telah kita jalani hingga saat ini, namun terkadang tidak bisa kita jelaskan atau pahami. Itu pula yang dialami pelaku usaha mapan, yang akhirnya tergerus oleh fenomena disrupsi.

Salah satu akademisi dan guru manajemen di Tanah Air yang mampu menjelaskan dengan bahasa yang lincah soal perubahan itu adalah Rhenald Kasali. Guru Besar Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia ini sudah banyak dikenal karena ulasannya yang bernas soal disrupsi, fenomena yang mengubah lansekap kehidupan sehari-hari manusia.Baru-baru ini Rhenald meluncurkan buku The Great Shifting, yang jadi bagian dari seri ‘Disruption’. Buku ini menjelaskan berbagai fenomena perubahan terkini yang dimotori oleh teknologi dan mengubah berbagai sendi-sendi kehidupan.

Salah satu yang menarik adalah soal prediksi kehidupan dan bisnis dalam 10 tahun ke depan yang jadi semacam kesimpulan penting dari buku tersebut. Berikut 10 prediksi Rhenald:

1. Kehidupan dan bisnis akan berpindah secara massif ke dalam platform. Platform adalah poin penting untuk memahami disrupsi dan beradaptasi dengan perubahan itu. “Melalui buku ini, kita mengharapkan adanya pemikiran-pemikiran baru untuk membangun bangsa berdasarkan platform,” tulis Rhenald dalam prolog.

2. Menurut Rhenald, dampak perpindahan kehidupan dari dunia lama ke platform tidak hanya terbatas pada aspek yang ramai dibicarakan, melainkan juga pada cara, metode berusaha (dari owning economy ke sharing, dari product based ke platform, dari pendekatan tunggal ke ambidextrous) dan meluas menjadi multi industri. Perubahan ini akan memaksa bangsa-bangsa untuk lebih giat meremajakan peraturan lama, membuat regulasu baru, serta mengubah cara pandang dalam pengelompokan industri dan penciptaan lapangan kerja baru.

3. Siapapun pemimpinnya, negara akan terus menghadapi tekanan, baik dari pemain ekonomi lama (inkamben) maupun pendatang baru, sampai munculnya para pelaku baru yang berhasil keluar sebagai pemain utama.

4. Berbagai pekerjaan yang kita kenal pada abad 20 perlahan-lahan akan digantikan oleh pekerjaan baru yang lebih berbasiskan teknologi. Pekerjaan lama akan tetap dibutuhakn sepanjang pelaku bisa memperkaya diri dengan aplikasi teknologi.

5. Tak akan ada lagi tempat (dalam dunia kerja) bagi kelompok medioker yang kurang menuntut diri untuk belajar kembali atau bermental penumpang. Bahkan, ijazah dari perguruan tinggi terbaik pun tidak cukup untuk mengantarkan diri ke jenjang yang lebih tinggi bila penggemblengan mental diri tidak dilakukan.

6. Pendidikan akan mengalami tekanan besar perubahan dari cara pengajaran, teknologi dan standar kualitas. Algoritma dan kecerdasan artifisal akan berpengaruh signifikan terhadap proses pembelajaran.

7. Pendekatan “what to learn” akan menjadi usang dan digantikan “how to learn”.

8. Salah satu teknologi yang akan sangat berpengaruh dalam kegiatan ekonomi adalah 3D printing yang memasuki segala bidang kehidupan.

9. Data dan Informasi dari menjadi basis penting dalam perekonomian dan menjadi senjata strategis dalam persaingan.

10. Ketika penduduk dunia semakin bergeser ke kota dan membentuk megacities, Indonesia akan berpaling ke desa. Desa akan menjadi tumpuan utama kehidupan dengan wajah ekonomi dan teknologi yang berbeda dengan yang kita lihat hari ini.

Era platform telah melanda dunia, teptai di Indonesia hal itu belum diantisipasi dengan baik. Tidak banyak perusahaan nasional besar, tulis Rhenald, yang terpanggil untuk mengembangkan perangkat lunak yang mampu mejadi platform. Salah satu alasannya adalah gagasan platform sendiri belum benar-benar dipahami dan ditindaklanjuti.

Buku The Great Shifting adalah buku ke-39 dalam 32 tahun karier Rhenald sebagai seorang pendidik. Pada 2016 ia dinobatkan sebagai Global Guru in Management oleh lembaga Global Gurus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>