Asuransi Jiwa Unitlink, Sebenarnya Menguntungkan Nasabah atau Tidak?

gambar2Halo para pembaca OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Kamis tanggal 9 Agustus 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai Asuransi Jiwa Unitlink. Seiring dengan bertumbuhnya kesadaran masyarakat akan asuransi dan banyaknya agen asuransi sekarang ini, penjualan asuransi jiwa unitlink juga semakin bertambah banyak di Indonesia. Lalu apa sebenarnya asuransi jiwa unitlink itu? Apakah asuransi jiwa unitlink menguntungkan?

Perkembangan produk asuransi jiwa di industri asuransi sudah semakin maju dan semakin banyak jenisnya. Dimulai dari asuransi jiwa tradisional yang berupa asuransi jiwa berjangka, lalu berkembang menjadi asuransi jiwa seumur hidup. Tetapi banyak orang tidak cukup puas hanya membeli asuransi jiwa, mereka juga menginginkan suatu produk yang dapat melindungi sekaligus menabung disana. Oleh karena itu, perusahaan asuransi mengeluarkan produk asuransi jiwa dwiguna (endowment), dimana selain terdapat manfaat perlindungan asuransi jiwa, nasabah juga akan memperoleh uang tunai yang dijamin ketika mereka seacra konsisten menabung dalam jangka waktu yang telah disepakati.Perkembangan ini tentu saja membuat masyarakat cukup senang, tetapi selalu saja ada ketidakpuasan dalam masyarakat. Sejak dimulainya produk asuransi jiwa yang memiliki nilai tunai, minat masyarakat terhadap produk asuransi jiwa semakin meningkat. Oleh karena itu, perusahaan asuransi pun mulai memikirkan bagaimana membuat suatu produk asuransi jiwa yang dapat memberikan perlindungan yang menyeluruh sesuai kebutuhan nasabah di dalam satu polis serta dapat pula memberikan manfaat nilai tunai yang maksimal. Akhirnya, asuransi jiwa unitlink inilah yang menjadi hasilnya.

Asuransi jiwa unitlink adalah asuransi yang memberikan perlindungan jiwa sebagai perlindungan utamanya, tetapi seklaigus dapat memberikan perlindungan tambahan (seperti sakit penyakit, kecelakaan dan yang lainnya) di dalam satu polis sesuai kebutuhan nasabah. Selain itu, asuransi jiwa unitlink ini juga dihubungkan kepada manfaat investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Nasabah dapat memilih mau di instrumen investasi mana dananya dikelola, saat membeli asuransi jiwa unitlink ataupun pada saat asuransinya sedang berjalan. Itulah pengertian “unitlink”, bahwa nilai tunai nasabah yang terkumpul akan diinvestasikan dalam bentuk unit di dalam suatu instrumen investasi. Oleh karena itu asuransi jiwa unitlink sebenarnya memiliki banyak sekali keberagaman, sehingga pada saat ditawarkan banyak agen penjual yang menawarkannya dengan cara yang berbeda-beda, walaupun kepada satu calon pembeli yang sama.

Unitlink memiliki banyak sekali manfaat dari fitur yang dapat kita peroleh sesuai kebutuhan kita. Tetapi hal yang paling utama yang harus diperhatikan adalah unitlink adalah produk asuransi, bukan produk investasi, walaupun di dalamnya terdapat instrumen atau manfaat investasi. Jadi jika fokus utama kita dalam membeli produk ini adalah untuk investasi, kita tidak akan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Meskipun investasi di unitlink bukanlah hal yang dilarang bahkan justru lebih banyak agen yang membuatnya menjadi produk investasi daripada produk asuransi. Tetapi fokus utama unitlink adalah perlindungan asuransinya. Kenapa? Saya akan menjelaskannya lebih dalam berikut ini.

Unitlink adalah produk asuransi jiwa, yang manfaat utamanya adalah perlindungan jiwa, dimana di dalam setiap produk asuransi jiwa unitlink yang dijual oleh perusahaan asuransi jiwa manapun, manfaat perlindungan jiwa itu harus ada. Manfaat perlindungan jiwa adalah manfaat perlindungan terhadap kerugian finansial suatu keluarga apabila tertanggung meninggal dunia, karena alasan apapun.

Yang menarik dari unitlink adalah diluar pertanggungan jiwa, ada manfaat lain yang bisa ditambahkan yang biasa disebut sebagai manfaat tambahan atau rider. Rider ini bisa berbagai macam sesuai kebutuhan nasabah, seperti manfaat cacat tetap total, manfaat kecelakaan, manfaat sakit kritis, manfaat rumah sakit dan manfaat bebas premi. Semua manfaat tambahan ini boleh diambil dan boleh juga tidak, sesuai dengan kebutuhan kita.

Jadi jika diambil sebagai contoh bahwa unitlink layaknya Nasi Goreng, maka manfaat pertanggungan jiwa adalah nasinya, dan manfaat tambahan adalah lauk lainnya yang dapat ditambahkan di dalam nasi goreng tersebut, serperti tomat, sayur mayur, telur dan lain-lain. Tentu saja, kita tidak dapat membuat nasi goreng tanpa nasi bukan? Tetapi kita boleh membuat nasi goreng tanpa tomat atau yang lainnya. Begitu pula unitlink tidak dapat diambil tanpa ada manfaat pertanggungan jiwa, tetapi untuk manfaat tambahannya. Kita sebagai nasabah dapat memilih sesuai kebutuhan kita. Biasanya di dalam penawaran (proposal) asuransi jiwa unitlink yang diberikan kepada kita, agen kitalah yang menentukan setiap manfaat tambahan yang diambil.

Dan manfaat yang biasanya paling banyak diminati dan penarik minat masyarakat adalah manfaat investasi yang ada di dalam unitlink. Investasi di unitlink sebenarnya adalah layaknya investasi di Reksa Dana. jika kita memahami Reksa Dana, maka tentu tidak sulit kita memahami unitlink. Ada sebuah mekanisme di unitlink yang membuat dana bulanan (premi) yang kita bayarkan akan menjadi dana investasi di salah satu instrumen investasi di perusahaan asuransi tersebut. Instrumen investasinya biasanya sama seperti instrumen investasi reksa dana seperti reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham dan reksa dana campuran.

Oleh karena banyaknya fitur dan manfaat yang bisa diambil di unitlink, banyak sekali yang sebenarnya harus dipelajari sebelum nasabah membeli suatu produk unitlink. Tetapi biasanya agen penjual tidak akan menjelaskan hal-hal itu seacra detail karena akan memakan waktu lama atau agen yang menjelaskan akan semakin membingungkan nasabahnya. Hal ini juga menyebabkan banyak sekali kontroversi yang terjadi di masyarakat. Lalu sebenarnya bagaimana cara kerja unitlink?

 Ketika kita membeli unitlink, kita dapat memilih untuk membagi atau tidak membagi dana kita, menjadi uang untuk membeli manfaat perlindungan (selanjutnya akan kita sebut premi berkala) dan uang sebagai investasi reguler, yang akan menjadi nilai tunah nasabah.

Premi berkala dananya akan digunakan untuk membeli manfaat-manfaat perlindungan, membayar biaya-biaya. Sedangkan top up berkala akan langsung diinvestasikan menjadi nilai tunai. Setelah tahun ke 6, premi berkala bersama dengan top up berkala sekaligus akan diinvestasikan menjadi nilai tunai.

Asuransi unitlink sangatlah menguntungkan jika nasabah yang membeli mengetahui dengan jelas apa tujuan keuangannya dan kebutuhannya akan perlindungan ketika membeli unitlink. Asuransi jiwa unitlink akan memberikan hasil yang maksimal jiwa digunakan sebagai instrumen asuransi, bukan investasi. Banyak sekali fasilitas dan manfaat yang ada di dalam unitlink sebagai sebuah produk asuransi, yang dapat memudahkan nasabah juga membantu nasabah dalam mendapatkan perlindungan yang maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>