Mau Usaha Saat Pensiun? Perhatikan Hal Ini

metodeSelamat pagi para pembaca setia OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Senin tanggal 24 September 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai usaha yang dapat dilakukan pada saat pensiun. Tidak ada dalam kamus bisnis dimana dan kapan seseorang harus memulai menjalankan usaha. Jadi, mungkin benar memasuki masa pensiun bukanlah akhir dari karir. Para pensiunan masih dapat berkarya dengan mempersiapkan pilihan bisnis.

Memulai bisnis memang bukan perkara mudah. Terlebih jika memulai usaha di usia senior. Head of SME New Business Bank Commonwealth Weddy Irsan membenarkan tidak ada kata terlambat untuk memulai usaha. Setidaknya beberapa hal yang harus diperhatikan pensiuanan ketika akan membuka usaha.Pertama, usaha yang baru dimulai tentu memiliki risiko untuk gagal, ketika orang sudah memasuki usia pensiun, tentu tidak bisa mengambil risiko terlalu besar dalam usahanya, hal yang berbeda ketika memulai usaha di usia yang lebih muda, karena masih memiliki lebih banyak waktu untuk belajar dari kesalahan.

Kedua, usaha yang cocok untuk memulai usaha setelah pensiun adalah usaha yang tidak memiliki risiko yang terlalu besar, serta bisa juga disesuaikan dengan kapabilitas yang ada. Misalnya, sebelum pensiun bekerja di perusahaan produksi cinsumer goods, sehingga memiliki keahlian dan koneksi yang cukup untuk memulai usaha distribusi consumer goods.

Contoh lain, bisa juga membuka bisnis yang sudah lebih teruji dan terbuktu misalnya membeli/membuka usaha waralaba.

Ketiga, hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah memilih usaha yang tidak memerlukan kontrol terlalu banyak dari pemilik usaha, sehingga dapat memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga. Hal ini tentu berbeda dengan kondisi orang yang memulai usaha di usia yang lebih muda.

“Jadi memulai usaha setelah pensiun, bisnis yang baik adalah bisnis yang dimulai dengan niat, pengetahuan dan kemampuan yang disesuaikan,” katanya.

Selain itu, pensiunan juga perlu berhati-hati dalam menggunakan uang pensiun untuk berbisnis, karena sangat berisiko. Apabila bisnis gagal maka dana yang digunakan untuk hidup setelah pensiun habis.

“Maka sebaiknya ada alokasi dana terpisah untuk memulai bisnis dan untuk pensiun. Tentunya dana tersebut harus dipersiapkan jauh sebelumnya,” jelasnya.

Head of Wealth Management & Retail Digital Business Bank Commonwealth Ivan Jaya menambahkan saat ini masyarakat dinilai belum sadar dan belum mempersiapkan masa pensiun. Rata-rata harapan hidup adalah 70-80 tahun, sedangkan masa pensiun dimulai dari usia 55.

“Artinya ada 15-25 tahun hidup dalam masa pensiun, tentu perlu ada persiapan dan perencanaan financial yang matang,” tambah Ivan.

Sebaiknya, lanjutnya dana pensiun dipersiapkan sejak memiliki penghasilan pertama kali. Mengingat setiap tahun angka inflasi meningkat, sebaiknya dana ini dikumpulkan melalui investasi, bukan dengan cara menabunga ataupun deposito. Misalnya seperti saham, reksa dana dan juga asuransi.

Sumber: finansial.bisnis.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>