Nasabah Unitlink Pilih Investasi Saham

??????????????Halo pembaca setia OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Rabu tangggal 14 November 2018. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai keyakinan terhadap prospek investasi saham dalam jangka panjang membuat portofolio investasi industri asuransi jiwa masih terus gencar mengalir ke instrumen saham, meskipun indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini berfluktuasi.

Pengamat asuransi Irvan Rahadjo menilai, dalam kondisi pasar modal untuk berfluktuasi, nasabah asuransi jiwa, terutamanyang memiliki produk unitlink, secara umum masih meyakini prospek jangka panjang investasi di instrumen saham. Di sisi lain, pilihan instrumen investasi juga masih relatif terbatas.Dalam jangka panjang, lanjutnya, instrumen saham menawarkan peluang imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Dengan teknik investasi yang tepat, nasabah unitlink dapat mengoptimalkan perolehan return sekaligus mengurangi risiko penurunan nilai investasi.

“Harus tunggu saat jual dan beli yang tepat berdasarkan analisa teknikal dan fundamental yang akurat,” katanya.

Mengutip data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Investasi asuransi jiwa pada instrumen saham per kuartal II/2018 mencapai Rp140,93 triliun, meningkat 11,59% dibandingkan dengan posisi pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp126,29 triliun. Tambahan dana investasi senilai Rp14,64 triliun selama periode satu tahun tersebut semakin mengukuhkan posisi saham sebagai salah satu instrumen investasi utama yang dipilih oleh industri asuransi jiwa selain instrumen reksa dana.

Per kuartal II/2018, alokasi investasi pada instrumen saham mencapai 31,,6% terhadap total investasi asuransi jiwa. Pada periode yang sama tahun lalu, alokasi investasi saham baru mencapai 29,0% dibandingkan dengan total investasi. Sementara itu, alokasi investasi rekasa dana justru sedikit menurun menjadi 33,0% terhadap total investasi per kuartal II/2018. Pada periode yang sama tahun lalu, investasi reksa dana tercatat sebesar 33,7% terhadap total investasi.

Sumber: finansial.bisnis.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>