Pahami Ini agar Tidak Mengira Unit Link adalah Tabungan

asuransi-vs-investasiSelamat pagi para pembaca setia OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankana aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Jumat tanggal 1 Maret 2019. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai unit link. Unit link menjadi salah satu produk yang paling banyak diminati dan menunjukkan pertumbuhan yang positf. Sebagian orang beranggapan bahwa unit link tidak hanya memberi proteksi diri, tetapi jaminan finansial. Sebab unit link menyertakan instrumen investasi di dalamnya.

Kita selaku nasabah hanya perlu menyetorkan premi tiap bulannya. Lalu, memantau laporan perkembangan investasi yang dikirimkan lewat laporan bulanan. Begitu mudah dan praktis, bukan?Jelaslah bahwa unit link boleh dibilang sebagai pilihan untuk berinvestasi. Unit link dan tabungan tentu dua hal yang sangat berbeda. Bukan hanya karena perusahaan yang menerbitkannya yang berbeda, melalinkan return dan risiko yang jelas berbeda di antara keduanya.

Unit Link Dijual Di Bank

Hal pertama yang paling sering membuat orang terkecoh dengan unit link adalah penjualannya yang melibatkan bank. Staf perusahaan asuransi memasarkan unit link tersebut secara langsung di bank. Hal tersebut bisa terjadi karena telah ada kerja sama antara perusahaan asuransi dan bank.

Keberadaan staf perusahaan asuransi inilah yang kerap diasumsikan nasabah bahwa unit link merupakan produk perbankan. Meskipun demikian, unit link bukanlah produk perbankan. Produk ini dikelola perusahaan asuransi dan bukan bank.

Unit Link: Produk Asuransi Sekaligus Sarana Investasi

Meskipun dijual di bank, sudah jelas kalau unit link bukanlah tabungan (sebagaimana yang dikeluarkan bank). Hal ini bahkan bisa dilihat dengan mudah melalui beberapa poin di bawah ini:

1. Unit Link Mewajibkan Pembayaran Premi Tiap Bulan

Nasabah unit link sudah pasti diwajibkan untuk membayar premi bulanan dalam jumlah tertentu. Hal ini juga dibarengi dengan ketentuan bahwa nasabah tiadk bisa menarik dana sesuka hati karena ada ketentuan khusus yang mengatur hal tesrebut.

Hal seperti ini justru tidak ditemukan di dalam produk tabungan. Nasbaah memiliki kebebasan untuk menyetorkan dana mereka kapan saja dan jumlah berapa saja. Bahkan, nasabah tabungan bebas melakukan penarikan dana kapan saja selama dana tersebut tersedia di dalam rekeningnya.

2. Unit Link Memiliki Pilihan Investasi

Ketika membeli unit link, di dalam proposalnya kita akan menemukan beberapa pilihan instrumen investasi yang bisa dipertimbangkan sebagai pilihan. Hal ini sudah jelas menunjukkan bahwa unit link memberikan kelebihan berupa manfaat dari investasi.

Kita selaku nasabah akan menginvestasikan sejumlah dana ke dalam berbagai instrumen investasi pilihan kita. Tentunya pilihan akan jatuh ke investasi yang dianggap menguntungkan. Hal tersebut tidak akan ditemukan dalam produk tabungan. Secara keseluruhan, tabungan hanya digunakan sebagai wadah penampungan/penyimpanan dana. Bukan sebagai dana investasi.

3. Unit Link Juga Memiliki Risiko

Sebagai asuransi sekaligus investasi, unti link juga memiliki sejumlah risiko. Semakin besar return yang bisa didapatkan dari investasi di unit link, semakin besar pula risiko yang harus ditanggung. Terkait dengan berbagai risiko di dalam unit link, semuanya dijelaskan di dalam proposal yang diberikan staf penjualan unit link.

Karena itu, sangat penting kiranya untuk memahami proposal tersebut secara detail. Bisa saja bahasa yang digunakan di dalamnya sedikit berbeda dan kurang mudah untuk dipahami orang awam. Pada tabungan, kita hampir tidak memiliki risiko yang berarti. Sebab tabungan termasuk yang salah satu dijamin Lembaga Penjamin Pinjaman (LPS).

4. Return yang Didapatkan

Jika menilik proposalnya, jelas unit link akan menjanjikan return yang cukup tinggi. Hal ini tentunya dibarengi dengan sejumlah risiko yang menyertainya. Jumlah return dalam unit link ini akan sangat tergantung pada pemilihan instrumen investasinya. Jumlah return di dalam unit link tidaklah sama karena tergantung pada di mana dananya ditempatkan.

Sementara tabungan memberi return yang terbilang kecil, bahkan nilainya tidak akan mampu melebih angka inflasi dalam negeri. Jumlah return tabungan terkategori flat dan sudah pasti karena sudah ditetapka sejak awal.

Pahami dengan Baik Sejak Awal

Ada banyak orang yang salah dalam mengenal unit link. Mereka beranggapan bahwa unit lnk sama dengan tabungan. Manfaat yang ditawarkan unit link secara langsung menunjukkan bahwa produk tersebut juga bisa dibialng sebagai investasi. Penting bagi kita untuk mengenal dan memahami produk ini dengan tepat sejak awal agar bisa menentukan produk ini sesuai dengan tujuan keuangan atau tidak.

Sumber: www.cermati.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>