Tips Jitu Mengatur Keuangan di Usia 20 Tahunan

SUCCESSelamat pagi para pembaca setia OCI~ bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas kita dengan lancar seperti biasanya. Berjumpa kembali di hari Selasa tanggal 12 Maret 2019. Pada ulasan kali ini OCI akan membahas mengenai tips mengatur keuangan di usia 20 tahunan. Banyak pengusaha muda sukses di usia 20 tahun, mungkin termasuk kita. Mereka sudah mapan dan begitu familiar dengan perencanaan keuangan (financial planner). Tentu saja mereka membayar perencana keuangan untuk membantunya mengatur, serta mengelola keuangan agar tak habis mengikuti hasrat jiwa mudanya.

Berkonsultasi dengan perencana keuangan juga dapat membantumu mempersiapkan masa depan dengan baik. Uang atau penghasilan yang diperoleh dari usahanya, tidak hanya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan, tapi juga disisihkan untuk biaya kuliah, membantu orang tua, asuransi, investasi sampai dana pensiun.Tapi sebetulnya tanpa perencana keuangan pun, kamu bisa megnatur keuangan asal memiliki komitmen kuat untuk menjalankannya. Dikutip dari Forbes.com, berikut 11 tips mengatur keuangan di usia 20 tahunan berdasarkan rekomendasi dari perencana keuangan.

1. Jangan Takut Ambil Risiko

Karena takut akan kegagalan, kita cenderung main aman di usia 20 tahunan. Padahal dengan tetap main aman, kesempatan kamu untuk berkembang akan hilang. Pasalnya, ketakutan terhadap kegagalan akan menghambat kita untuk mencapai kesuksesan. Contohnya saja mengalokasikan pendapatan untuk merintis bisnis sampingan dan lainnya.

2. Investasikan Diri Lebih Banyak

Investasikan pada dirimu lebih banyak, maksudnya disini adalah menginvestasikan uang untuk mengikuti pendidikan formal maupun informal, seperti kursus, pelatihan, seminar pengembangan diri dan hal produktif lainnya. Investasi pendidikan adalah investasi masa depan. Dengan pendidikan, kita dapat mengubah hidup menjadi lebih sukses dari saat ini. Sukses bukan hanya dari sisi materi, tapi juga bermanfaat bagi banyak orang.

3. Atur Pengeluaran Dengan Baik

Selagi masih usia 20 tahunan, cobalah untuk mengatur pendapatan dan pengeluaran kita. Jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pendapatan kita. Susun setiap pengeluaran kita setiap bulan didasarkan pada penghasilan kita. Implementasikan apa yang sudah kamu buat dalam daftar keuangan kita dengan penuh komitmen. Tidak membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak penting atau hanya berdasarkan keinginan.

4. Cari Peluang Bisnis

Kalau di umur 20 tahunan, kita masih minta uang kepada orang tua dan belum bisa menghasilkan uang sendiri, mulailah membuka usaha bisnis. Cari peluang bisnis yang bermodal kecil bahkan tanpa modal yang bisa dilakukan sambil kuliah untuk menambah uang saku. Dengan begitu, kita belajar menjadi seorang pengusaha dan terlatih untuk mencari peluang bisnis lainnya.

5. Tetapkan Tujuan dan Target Ke Depan

Kita harus menetapkan tujuan dan target hidup dalam jangka panjang. Hal ini juga akan mempengaruhi proyeksi keuangan kita untuk mewujudkan target tersebut. Pikirkan 10 tahun dari sekarang kita akan menjadi sukses di bidang apa. Apakah kita menjadi pengusaha, pengacara, penulis dan lainnya. Jika sudah ditetapkan, atur keuanganmu untuk mengarah ke arah tersebut. Fokus pada tujuan dan target itu, sehingga kita dapat menjalankan hidup lebih terarah.

6. Menabung dan investasi

Kamu harus membiasakan diri menabung dan investasi. Saat ini banyak investasi dengan modal kecil dan cocok untuk generasi milenial. Sisihkan setidaknya 10% dari penghasilan atau uang sakumu sebulan. Dengan belajar menabung dan berinvestasi, kita sudah mempersiapkan masa depan yang cemerlang.

7. Bertanggung Jawab Atas Apapun

Kita harus mampu bertanggung jawab atas segala perbuatan, termasuk dalam ketidakstabulan kondisi keuangan. Instropeksi diri bila kita mengalami kekurangan uang atau keuangan menjadi morat marit. Mungkin saja ada pengeluaran yang membludak. Perbaiki dan atur ulang keuanganmu agar bisa kembali stabil.

Dengan memiliki rasa tanggung jawab, kita juga dapat mengambil keputusan termasuk soal urusan keuangan. Contohnya, bertanggung jawab atas uang yang keluar untuk membeli barang, apakah barang itu suatu kebutuhan atau hanya keinginan semata.

8. Jangan Ambil Kredit Pendidikan

Kalau kita masih kuliah di usia 20 tahunan, jangan berutang untuk biaya pendidikan. Hal tersebut akan menjadi beban keuanganmu setelah lulus nanti. Jika memang memerlukan biaya untuk melanjutkan pendidikan, kita bisa kuliah sambil bekerja atau membuka usaha kecil-kecilan untuk membayar uang semestaran, buku dan lainnya.

9. Tetap Hidup Sederhana

Sata keuangan sudah stabil, pertahankan. Jangan boros dalam penggunaan uang. Maklum saja, anak muda usia 20 tahunan memiliki hasrat nongkrong dengan teman-teman, jalan-jalan, hang out dan berbelanja. Kalau sampai khilaf, pengeluran kita bisa membengkak dan kamu akan mengalami kesulitan keuangan. Jadi tetap hidup sederhana, membeli barang sesuai kebutuhan.

10. Perluas Jaringan

Bergaul bukan hanya dengan anak sebaya atau seumuran. Bergaul bisa dengan siapa saja. Dengan banyak teman, kita bisa mendapatkan banyak informasi misalnya pekerjaan, bisnis dan hal positif lainnya.

11. Ubah Cara Pandang

Tanamkan dalam diri bahwa kita sedang menuju tahap pendewasaan, sehingga cara berpikir dan bertingkah laku harus lebih dewasa, termasuk dalam mengelola keuangan. Memahami mana yang prioritas dan mana yang tidak.

Nikmati Hidupmu

Selagi berusia 20 tahunan, jangan habiskan masa mudamu hanya untuk kuliah dan bekerja saja. Kita juga berhak untuk bahagia, menikmati hidup tanpa harus berfoya-foya demi kesehatan mentalmu. Tapi ingat, tetap fokus pada rencana hidup yang sudah kita susun.

Sumber: cermati.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>