Tag Archives: OJK

Komunikasi Keuangan Awal Kepercayaan

Kepercayaan? Apakah sahabat OCI yang hendak berkeluarga atau yang sudah berkeluarga sudah memiliki rasa kepercayaan antara calon suami atau istri atau dengan suami atau istri? Kepercayaan adalah modal menjalin suatu hubungan, yaitu menjalin hubungan relasi. Tidak hanya itu, namun yang tidak kalah penting bahkan penting adalah kepercayaan dalam mengatur keuangan dalam keluarga. Bagaimana cara menciptakan kepercayaan  dalam mengatur keuangan? Berikut penjelasan yang akan menjawab pertanyaan Anda: Continue reading

Hingga Desember 2013, OJK Terima 1.000 Pengaduan

Sahabat OCI, kita tahu bahwa pelayanan yang baik kepada konsumen adalah kunci perusahaan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Melihat persaingan pada setiap industri yang cukup ketat membuat pada pelaku industri berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan yang maksimal. Khususnya pada industri persasuransian, begitu banyak perusahaan jasa keuangan tersebut yang tidak hanya memberikan premi “murah” namun harus dibaluti dengan pelayanan yang maksimal bagi konsumen. Hal ini diharapkan memjadi lampu hijau bagi perusahaan untuk tetap bertahan di industri tersebut. Berikut adalah pernyataan dari Pakar pemasaran dari Markplus, Hermawan Kartajaya kepada Direktur Literasi dan Edukasi Otoritas Jasa Keuangan, Agus Sugiarto, perihal 1.000 pengaduan kepada OJK per kahir Desember 2013 lalu:

OJK

Sumber: www.ojk.go.id Continue reading

OJK Segera Terapkan Asuransi Mikro

Otoritas Jasa Keuangan ingin segera memperkenalkan skema asuransi mikro agar penetrasi produk keuangan ke masyarakat bawah semakin meningkat, demikian dikatakan Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, Kamis (20/3).

Jenis produk asuransi mikro yang akan dikembangkan yakni asuransi pertanian dan asuransi bencana. Adapun asuransi mikro yang sudah bergulir di pasar dan mendapat sambutan yang cukup baik adalah asuransi demam berdarah. Bisnis Indonesia, 210314, hal 22. Continue reading

Kebutuhan atau Keinginan

checklist[7]

Pencapaian hidup sejahtera di masa depan dimulai dengan selalu mengutamakan kebutuhan di hari ini, dan bukan keinginan.

Kebutuhan juga tidak akan datang tiba-tiba, dan dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan hidup hari ini bila tidak dipenuhi. Sedangkan, keinginan hampir selalu datang tiba-tiba tanpa rencana, dan bila dipenuhi, dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masa depan. Continue reading

Kondisi Indonesia saat ini

Tren Penduduk Indonesia dari Tahun 1971-2010

Dalam kurun waktu 1971 hingga 2010, perkembangan jumlah penduduk Indonesia menunjukkan  laju pertumbuhan yang relative tinggi, yaitu rata-rata 1,78% per tahun dibandingkan rata-rata pertumbuhan penduduk dunia yang sebsesar 1,61%. Pada tahun 2010, jumlah penduduk Indonesia telah mencapau 237,64 juta jiwa, dan dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang cukup tinggi seperti ini, kebutuhan masyarakat mengenai produk dan jasa keuangan diperkirakan juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Picture2

Sumber: Badan Pusat Statistik Continue reading